Aku

Aku yang merindu dalam sendu
Aku sungguh tidak ingin diganggu
Tapi baikkah mengabaikan hal lainnya hanya karena kamu?

Dari aku yang hilang arah saat rindu
Dari aku yang sebenernya banyak banget yang perlu dikerjain tapi nyatanya malah mikirin yang lain
Dari aku yang masih deg-degan denger jadwal kompre dimajuin sebulan tapi masih bisa-bisanya merindu
Dari aku yang masih sendu saat beberapa hal baik terlintas
Dari aku yang berusaha keras mewujudkan mimpi

Tapi apa daya kalau ternyata mimpi aku itu kamu?
Karena bukankah bersama dapat melengkapkan separuh agamaku?
Aargh aku sudah bosan dengan ini
Jadi bisakah kita akhiri?
Jadi bisakah kita perjelas lagi?
Jadi?

Kutunggu ya kabarmu,
Semoga kita ketemu
Dari aku yang merindukan sendu

Dari aku yang pasti malu saat membaca ini lagi
Tapi apa daya, semoga tulisan ini tidak terbaca olehmu :’)
Ttd. Aku

Komentar