ITAEWON CLASS ♥️

Hello there! 
During this covid-19 pandemi what r you guys doin? 
To me especially, I spent many times to watched korean drama and read books, and scrolling my social media ofcourse :')
Setelah lama ga nulis blog lagi karena berbagai kesibukan dan memang pada dasarnya emang orang pelupa yang ga ingat sama sekali kalau punya blog ditambah dengan kegiatan harian yang ga ada jadwalnya sama sekali, maka jadilah ia blog sepi yang tanpa tulisan.

Dalam tulisan kali ini, mau sedikit cerita kalau I've change my status, I am a worker now, not student anymoreee.. Setelah bekerja baru kerasa ya kalau ternyata nyari kerja itu ga gampang, setelah dapat kerja makin ga gampang. Capek banget ternyata kerja itu, baik capek fisik dan juga psikis. Tapi juga punya kebanggan tersendiri. Waktu sekalinya dapat nametag yang ada nama sendiri dan jabatan waahhh bahagianya luar biasa, waktu mamak nelpon ke keluarga yang lain sambil ngomongin soal anaknya yang udah dapat kerjaan waah bangga banget deh rasanya wkwk

Peralihan dari jadi siswa dan pekerja itu ternyata ga gampang ya, kalau dulu sewaktu jadi mahasiswa yang dipikirin cuma ujian dan nilai. Sekarang setelah jadi pekerja banyak tanggung jawab baru dan tantangan baru yang didapetin. Harus mulai belajar nge-manage waktu juga, karena dalam kerja harus fokus dan harus ada target kan?
Pernah satu kali ga fokus sama sekali buat kerja, mood berasa jelek banget ditambah belum terbiasa dengan lingkungan yang ada dan orang sekitar, tuhan rasanya berat banget, sampai seketika tersadar kalau yang ngatur semuanya itu kita. Segera took a deep breathe dan jadilah dia hari yang baik wkwk

Oke sekian cerita singkatnya, balik lagi ke tujuan penulisan iniii
Jadiii hari ini mau cerita tentang salah satu drama yang baru aja ditamatin yaitu drama Itaewon Class, pasti semua udah pada tau dan familiar lah ya dengan ceritanya. Tapi yang pengen disampaikan dalam tulisan kali ini adalah mengenai bagaimana seseorang memiliki mimpi dan memiliki usaha dalam mewujudkannya

Dalam sebagian cerita sukses, selalu aja ada latar belakang seseorang yang punya masa lalu yang sulit yang ngebuat dia menjadi pribadi yang sama sekali berbeda dari sebelumnya. Menjadikan dia seseorang yang kuat dan punya prisip. Susuai banget dengan salah satu kutipan dari RDJ bahwa yang paling dia takutin itu adalah menjadi orang biasa. 

Menjadi orang biasa, sebenernya seperti apa sih yang dikatakan orang biasa itu? Apakah memiliki kehidupan yang nyaman, punya keluarga yang harmonis dan saling dukung itu adalah sesuatu yang biasa yang menyebabkan kita terhalang menjadi sukses?
Pada awalnya saya fikir itu benar, karena bagaimana mungkin seseorang dengan latar belakang seperti itu bisa menjadi sukses? 
Tetapi seiring berjalannya waktu saya menyadari suatu hal, bukan lingkungan yang membentuk kita, tapi diri kita sendiri yang membentuk kita.

MINDSET
Kata-kata ini adalah sebuah mantra ajaib buat saya dalam hidup, kenapa Park Sae Ro Yi bahkan setelah mengalami kehidupan yang sangat tidak adil tetap bisa mengembangkan sebuah bisnisnya? Mengapa seorang Jo Yi Soo yang sangat cerdas malah memilih untuk membantu Sajang-nim nya dalam mewujudkan mimpi ketimbang mewujudkan mimpinya sendiri?
Itu karena Park Sae Ro Yi memiliki sesuatu dalam dirinya dalam pemikirannya yang ga bakal bisa diganggu gugat ama siapapun dan dalam keadaan apapun. 
Dia dengan sangat gigih melakukan apa yang diyakininya. Sepertinya mungkin hal yang dilakukannya bisa terjadi karena dia bertemu dengan yi soo. Awalnya pikiran saya seperti itu, tapi setelah saya telaah lagi, sebenernya semuanya adalah karena dia sendiri.


Dia telah menetapkan tujuan sedari awal, konsisten dengan tujuannya, memiliki jangka waktu tersendiri dalam mewujudkannya dan menginvestasikan dirinya untuk orang lain. 
Selama masa penahanannya di penjara dia menggunakan waktunya untuk menambah ilmu, setelah dia keluar dari penjara dia menetapkan tujuan bahwa dalam waktu 7 tahun dia akan mendirikan sebuah kedai makanan di Itaewon (yang mana biaya sewanya tidak kurang dari 200 juta won dalam setahun). Selama jangka waktu 7 tahun itu secara disiplin dia bekerja dan menabung, hingga akhirnya dia bisa memiliki DanBam. Tapi bahkan setelah DanBam ada dia masih memiliki target bahwa dalam jangka waktu 10 tahun dia akan menjadikan DanBam menjadi besar.

Dia mengetahui dirinya dan menginvestasikan dirinya sendiri. 



"Setiap orang memiliki jatah waktu yang sama, tapi apakah setiap orang memanfaatkan waktu yang diberikan tersebut?"

Dalam perjalananya tidak sekalipun dia mengkhianati dirinya, mengacuhkan pemikirannya. Karena itu semesta mendukungnya, mempertemukan dengan orang-orang yang luar biasa dimana alasan mereka menjadi luar biasa juga adalah karena Sae Ro Yi sendiri. Kesetiaannya pada dirinya membuat dia menjadi seseorang yang dihormati.

Melakukan sesuatu yang berbeda dengan pemikiran biasa bukan sesuatu yang salah. Terbukti dari salah Satu scene saat Sae Ro Yi alih-alih memecat koki yang tidak kompeten tapi justru memberikan gaji 2x lipat tanpa perjanjian apapun. Dia menginvestasikan uangnya untuk mengembangkan karyawannya. Lalu hasil apa yang dia dapat? Dia mendapatkan rasa hormat, loyalitas dan juga seorang koki yang terbaik di Korea.
Dalam pemikiran normal harusnya kita memberhentikan dan menjauhkan sesuatu yang tidak menguntungkan dari bisnis kita bukan?
Tapi justru dengan berfikir sebaliknya dia mendapatkan hasil yang jauh berkali lipat dari yang didapatnya bila memiliki pemikiran biasa.

Begitu juga dengan Yi Soo yang terbukti mengembangkan bisnisnya, Sae Ro Yi tau bahwa dia sangat membutuhkan Yi Soo untuk mewujudkan mimpinya. Tapi tidak, dia tidak memanfaatkan Yi Soo, dia malah memberhentikan Yi Soo saat Yi Soo memandang rendah orang lain. Lalu apa yang didapatkannya? Kembali dia mendapatkan seorang menager kompeten yang juga memiliki pemikiran yang lebih baik.

Sae Ro Yi mewujudkan mimpinya tanpa memanfaatkan orang lain, dia bertumbuh dengan orang lain yang justru membuat dia mendapatkan sesuatu yang sangat sulit didapatkan dan sangat penting dalam kehidupan, apa itu... KEPERCAYAAN. 
He got his saram , dan saram nya got their role model.
Sesuatu yang saling menguntungkan bukan?

Huaah jadi sekian tulisan kali ini,
Jadi kepengen buat buka kedai dan usaha sendiri ga? wkwk
Sekian readers,
Semoga kita menjadi seseorang yang sungguh sangat kita inginkan tanpa harus menjatuhkan orang lain.♥️♥️♥️


Komentar